No tittle

Terkepal tangan ini berselimutkan udara
Menangisi kenangan lembutnya genggaman tanganmu
Terkatup mengering bibir ini tersayat tajamnya udara
Mengingat manis kecupan bibirmu.
Menggigil tubuh ini berselimut angin
Mengingat hangat pelukmu.
Terpejam mata ini
Mengingat indah senyummu

Mengingat, hanya itu yang hari ini mampu kulakukan.
Mengingat, lembut genggaman yang kini menggenggam tangan yang lain
Mengingat, manis kecupan yang kini mengecup bibir yang lain.
Mengingat, Hangat pelukmu yang bukan lagi milikku
Mengingat, indah senyummu yang bukan lagi tertuju padaku

Disini aku berdiri menangisi hatiku yang terluka
Menentang nyata sayatan
Berdiri pada pijakan kebohongan

Apa cinta yang kuberikan tak cukup
Hingga kau mencari cinta yang lain

Apa tak ada lagi cinta berselimut namaku dihatimu, walau sedikit?
Atau memang tak pernah ada cinta untukku?

Disini aku mendekap satu-satunya dari mu yang takkan pergi
Disini aku menangis bersama indahnya kenangan
Berharap kau berpaling melihat cinta yang kupunya
Walau hanya sesaat.

Just poetry

Anna dee

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s