Mainan

Aku masih ingat cengir lebar dengan gigi yang belum tumbuh sempurna itu melihatku pertama kali, binar matanya seolah mengatakan bahwa akulah yang paling diinginkannya, ia mendekatiku dengan langkah satu dua yang sempoyongan nyaris jatuh; berusaha meraihku dengan tangan kecilnya yang lucu, membawaku yang ringan ini dalam dekapan tubuhnya yang kecil, ia berteriak-teriak seolah memberitahu dunia ia memilikiku —teman barunya.

Ia membawaku kemanapun ia melangkah, mendekapku erat, terasa benar pertumbuhan yang terjadi padanya, tangan kecil itu mulai membesar, kaki montok mungil itu mulai memanjang dan kuat untuk dibawanya berlari, langkah sempoyongan nyaris terjebab tak lagi kulihat, berjalan waktu aku tak lagi didekapnya namun aku jadikannya penyeka airmata, gadis kecilku berubah jadi sosok pendongeng yang hebat, saat itu dia pulang dari sekolah seperti biasa dengan air muka tak biasa, ia meraihku dan menangis kencang tak lama ia mulai bercerita ia sedang jatuh cinta namun harus pupus sebelum berkembang sedangkan aku hanya bisa tersenyum melihatnya.

Sekarang disini aku di antara tumpukan tak beratur di kotak besar persegi berwarna coklat, tak perlu bertanya untuk tahu kenapa aku ditaruh ditempat ini —aku tak lagi berguna untuknya, namun aku cukup bangga menjadi salah satu kepingan memorinya, wujudku mungkin tak lagi ada dalam pandangan matanya, namun akulah yang paling memahaminya, aku bagian dari puzzle pertumbuhannya, dan yang paling mengetahui rahasianya

Disinilah masaku bersamanya habis, sedih namun ini lah takdir yang harus terjadi bahwa tak ada segala sesuatu yang abadi baik itu seorang teman atau seonggok boneka tua sepertiku yang juga seorang teman.

FIN

AH semacam awal dibulan yg baru..
Gak jelas yah akupun merasa demikian.
Maaf dengan typo yang susah untuk aku hilangin
Tks temans

Advertisements

2 thoughts on “Mainan

  1. waow..kece dah semakin kesin semakin matang tulisannya sangat enak utk dibaca 🙂
    jadi itu cmn boneka ya yg tengah curhat, aiguuuu manisnya hehehe^^ …

    thanks for this nice story, ditunggu karya2 manis lainnya ❤

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s