Takdir

20140710-034322 PM-56602110.jpg

Kaki kecil itu melangkah dalam keriangan
Tanpa sadar kekejian orang dewasa mengintai dengan nafsunya yang membumbung
Kaki kecil itu merekam hal baru dalam memorinya yang terbatas
Namun si keji menantinya dalam kesabaran iblis yang tersohor
Si kecil lengah dalam ketidaktahuannya
Si keji tertawa senang menangkapnya menghancurkannya dalam sentuhan kejam merobek dalam melukiskan bekas tak terhapus meski oleh kematian
Sikecil hancur kotor dan hina tanpa sadarnya

Dalam kepolosan si iblis menjebaknya telak
Meninggalkan luka yang tak terobati
Dalam keriangan usianya badai menghampiri
Menggores luka yang menganga disetiap detik pertumbuhannya
Dalam ketidaktahuannya takdir menenggelamkannya pada kubangan lumpur yang tak berujung
Menari diatas api yang menjilat-jilat
Terlepas ditengah kumpulan kata menusuk kalbu

Ketika kesadaran membangunkannya
Ketika kenyataan menghantamnya
Air matapun tak sudi lagi tumpah meringankan sedikit lara di hati
Hanya kelelahan yang menjadi pakaiannya
Dan keputusasaan yang menjadi aksesorisnya
Hanya satu yang dinantinya
Kehadiran cinta membawanya lari dalam kegelapan menuju indahnya terang
Mengajarinya bermimpi dan menggerakkan kaki tuk mengejarnya tanpa mengingat luka yang tergores indah dihidupnya
Hingga membuatnya terlupa jika kisah itu pernah ada

a poetry
10.07.14
Annadee

Advertisements

One thought on “Takdir

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s